sungguh tak ada hal indah selain malam itu,
dua maya beradu dlm mimpi indah,
tenggelamkan sunyi jiwa yg mulai terpatri,
hanyutkan kelam yang sengaja mengganjal dlm diri
aku tak tau, mata hati ini telah lalai sebagai pengarti
sebagai labuan hatimu, ketika aku tanyakan tentang
mimpi yang pernah singgah,
aku tak tau lagi,
malam itu buram kan pandangku dri diri,
tpi sungguh, ak tak tau harus bagaimana
aku tau engkaupun sama,
dengan binar2 indah matamu,
aku berusaha tenggelamkan perasa'anku
dalam hening suasana jiwa,
karna engkau menyayat dengan pisau cinta-mu
maka aku mati sa'at itu,
dan kau, ada tanya sa'at itu, tpi tak terlontar sedikitpun
dan aku.............!!!
aku telah mati,
dalam "diam" dalam hening yang kau cipta untuk-ku
ma'afkan aku, ma'afkan aku Tuhan,
kalaupun itu kehendakmu, luruskan pandang-ku
luruskan jalanku 'tuk menjaga hatinya.
terima-kasih aku haturkan, karna kau "penjaga hatiku"
karna kau "Gadis Kecilku"
Surabaya, March' 01, 2008
(Ruang Pengap : ketika diam menjadi kalam-ku dengan-mu)
Friday, February 29, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment