Tuesday, October 20, 2009

Ungu – Dilema Cinta


Seberapa salahkah diriku

Hingga kau sakiti aku begitu menusukku

Inikah caramu membalas

Aku yang selalu ada saat kau terluka


Seberapa hinanya diriku

Hingga kau ludahi semua yang ku beri untukmu

Tak ada satu pun perasaan yang mampu membuatku begitu terluka


Namun ku terlanjur mencintai dirimu

Terlambat bagiku pergi darimu

Bagiku terlalu indah perasaan itu

Tak mudah untukku menjauh darimu


Telah ku coba segala cara

‘Tuk bahagiakan kamu

Merebut hatimu

Namun tak semudah yang ku bayangkan

Bila kau tak inginkan ku ’tuk di sisimu


Tak pernah kurasakan sebelumnya

Menginginkan dirinya hingga ku tak kuasa

Meyakini hatiku bahwa ku mampu berlalu


Namun ku terlanjur mencintai dirimu

Terlambat bagiku pergi darimu

Bagiku terlalu indah perasaan itu

Tak mudah untukku menjauh darimu


Namun ku terlanjur mencintai dirimu

Terlambat bagiku pergi darimu

Bagiku terlalu indah perasaan itu

Tak mudah untukku menjauh darimu



Wah ni lagu pas banget buat ku

setidaknya ada cerita lah, buat anak2 ku nanti

Vini Oktavianto, Muhamad Vidi Octavianto, Muhamad Vici Octavianto

Monday, October 5, 2009

Satu Abad.......

Lengkap sudah,
satu abad dalam peraduan ku dengan-mu,
dalam kehangatan cinta,
dalam ketiada'an diri,
dalam janji-janji

ku haturkan seribu ma'af padamu Tuhan
aku telah menghukum diriku
dengan aroma ketakjuban
aku telah buram oleh keindahan se sa'at,

satu abad telah berlalu dari potret diri,
jauh dari hingar-bingar senyum-mu
duhai Gadis Kecil-ku
akan kah semua lara kau hujamkan dalam diriku,
akan kah semua perih kau selipkan dalam diriku,

Satu abad ini aku telah merangkau semua ketakjuban,
aku telah membingkai satu nama dalam diri,
aku telah tanamkan berjuta bunga untuk-mu
tapi, kau telah tenggelamkan dirimu dalam ketidak pastian,

Tuhan, akankah semua maya Kau hinggapkan dalam hidupku
akan kah semua perih kau berikan padaku,

Tuhan, dalam Tahajutku,
rajutlah semua bingkai yg telah kau beri,
sinarkanlah rona jingga dalam hatiku,

Tuhan, kirimkan lah bidadari-bidadari surgamu segera,
kirimkan lah rembulan malam dalam setiap tidur ku,

Tuhan, ku pinta darimu,
Kirimkanlah segera.....


Koqy (Ruang Pengap'09)

Friday, October 2, 2009

Setio Tuhu

Pamintaku nimas sido asih
to truntut tansah reruntungan,
ing sarino sawengine

tapan kenggang sak raambut
lamun aduh...... cageting ati,

yen cedak tansah mulat,
sido asih tuhu.....

pindo mime lan mintuno,
yo ning as arengngangetepi wadi
sido asing bebrayan


Tembang berikut sangat indah sekali bila kita bisa mengejawantah kan
dalam hidup kita. nilai filosofi yang sangat indah.
tembang ini aku tujukan buat kekasih ku sejati
" Ade kecil-ku " Mas akan "SETIO TUHU" menunggumu engkau kembali
ke pelukan ku

Koqy (Love you........but you betrayed me)

Thursday, October 1, 2009

Gadis Kecil-Ku 2

Dan ketika cinta kau torehkan dalam diriku,
maka aku tenggelam dlm ketiada'an,
siang ku adalah pagimu,
dalam sidihku adalah senyum untuk-mu

Gadis kecilku,
sekali lagi kau telah buram oleh dunia maya,
kau telah larut dari aroma cinta tanpa warna,
kau telah tenggelamkan dirimu dalam kehampa'an.

Gadis kecilku,
aku hanya berharap kau kembali padaku,
kan ku bangun istana cinta untukmu
kan ku bingkai indah mimpimu dengan Tahajutku,

Tapi,
kau terlalu sirna akan buaian dunia,
kau menenggelamkan dirimu dengan senyum
keper pura-pura'an,
kau terlalu lugu untuk menerima semua ini,

Gadis Kecilku,
ingatkah, Senyum-mu adalah kado terbesar dalam diriku,
senyum mu adalah nyawa dalam diriku,
ingatkah kau sa'at-sa'at kita membingkai dunia,
penuh dengan cinta, penuh dengan kehangatan,

Gadis Ku bersegeralah,
basuh paras cantikmu dengan wudhu,
bersegeralah kau haturkan rasa cintamu tuk
seseorang yg kau cintai,

Gadis kecilku,
kemarilah,
mendekatlah pada ku

Gadis kecilku,
Aku kan menunggu...........


Ruang Pengap 2009