Belumlah terlambat untuk mengerti
Dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku...
di pangkuan hati titian hidup
kutak pernah ku tahu ada sesuatu
didalam jiwamu membahagiakan dirimu
betapa ku sungguh tak menyadari itu
apakah cinta membahagiakanmu
sesuatu yang ingin kumiliki
# Reff :
Belumlah terlambat untuk mengerti
dan belumlah terlambat untuk menumbuhkan cintaku...
selama hidup sepanjang usiaku
tak sekali pun pernah menyentuh wujudnya
Membayangkan itu aku pun mencoba
mengerti sedikit tentang perasaan itu
pernah terkabulkan oleh pilu kepedihan'
mungkin aku salah mengartikan itu semua....
Back # Reff
apakah cinta membahagiakanmu
sesuatu yang ingin kumiliki
Ma'af sobat Padi,
aku masukan lyrik lagu ini dl blog ku.......
Thursday, October 30, 2008
Monday, October 20, 2008
Celoteh Penyair 1
Suara desing pesawat itu masih terdengar sa'at ini
sangat jelas, bahkan terlalu lembut ku dengar,
aku hanya mampu melihatmu lewat tirai kaca,
lewat tulisan telpon genggam ku yang mulai usang,
hampir, hampir tiap detik kita berbalasan lewat tulisan SmS
aku terus menulisakan kata-kata manjaku,
mungkin aku lagi kangen, mungkin juga aku lagi "gila"
bahkan tak sadar tetes air mata mulai membasahi
"Sweater" yg beberapa hari kau berikan padaku.
aku merasa ada yang hilang dlm diriku,
sepi tepatnya.
aku merasa mungkin inilah hal terberat
yg pernah ku alami.
aku ingat betul kau tepat melempar senyum untukku
senyum yg selalu menghiasi mimpi-mimpi indahku
senyum yg slalu kau taburi cinta.
ma'af aku tak kuasa cinta,
aku bener-bener lusuh sa'at itu.
sebentar suara pesawat menderu,
aku menoleh lagi, melewati bingkai kaca
yg seakan mengekangku,
ternyata bukan selorohku.
sebentar bunyi sms mengalun merdu,
seakan menggoda tuk segera ku baca.
bener, kau tuliskan kata2 indahmu.
"Insya'allah 5 menit lagi take of Yank"
Benar aku tak mampu menuliskan sedikit katapun,
aku hanya bisa mendesah, bahkan jemariku tak sanggub
membalas sms mu, ma'afkan aku cinta.
aku mulai beranjak dari tempat duduk-ku
aku pandangi burung besi yang mulai memutari
bandara yg baru saja di resmiikan
sebentar pasti aku akan goyah, mata air yg sedari
tadi tak terbendung, meulai membanjiri "sweater" indahmu
ma'af aku terlalu cengeng untuk itu,
aku tak sanggup barang sedikitpun tuk tak melihatmu,
bahkan mata penaku pun mulai lemah tu mengeja rasa.
dan aku pun hanya sanggup melihat senyum indah mu sayang.
tolong sekali lagi ma'afkan penyair ini,
penyair cengeng yang hanya mampi beradu dalam tulisan.
sayang, ukirlah dunia dengan pena yg tlah ku titipkan untuk-mu
rengkuhlah semua mimpi yang kau tulis dalam mimpi2-mu
sayang 'ku kan slalu hadir dalam tiap detik nafasmu.
Ruang Pengap 18/10/08.
Tolong kabari aku segera, pasti ku kan menjemputmu.....Sayang
sangat jelas, bahkan terlalu lembut ku dengar,
aku hanya mampu melihatmu lewat tirai kaca,
lewat tulisan telpon genggam ku yang mulai usang,
hampir, hampir tiap detik kita berbalasan lewat tulisan SmS
aku terus menulisakan kata-kata manjaku,
mungkin aku lagi kangen, mungkin juga aku lagi "gila"
bahkan tak sadar tetes air mata mulai membasahi
"Sweater" yg beberapa hari kau berikan padaku.
aku merasa ada yang hilang dlm diriku,
sepi tepatnya.
aku merasa mungkin inilah hal terberat
yg pernah ku alami.
aku ingat betul kau tepat melempar senyum untukku
senyum yg selalu menghiasi mimpi-mimpi indahku
senyum yg slalu kau taburi cinta.
ma'af aku tak kuasa cinta,
aku bener-bener lusuh sa'at itu.
sebentar suara pesawat menderu,
aku menoleh lagi, melewati bingkai kaca
yg seakan mengekangku,
ternyata bukan selorohku.
sebentar bunyi sms mengalun merdu,
seakan menggoda tuk segera ku baca.
bener, kau tuliskan kata2 indahmu.
"Insya'allah 5 menit lagi take of Yank"
Benar aku tak mampu menuliskan sedikit katapun,
aku hanya bisa mendesah, bahkan jemariku tak sanggub
membalas sms mu, ma'afkan aku cinta.
aku mulai beranjak dari tempat duduk-ku
aku pandangi burung besi yang mulai memutari
bandara yg baru saja di resmiikan
sebentar pasti aku akan goyah, mata air yg sedari
tadi tak terbendung, meulai membanjiri "sweater" indahmu
ma'af aku terlalu cengeng untuk itu,
aku tak sanggup barang sedikitpun tuk tak melihatmu,
bahkan mata penaku pun mulai lemah tu mengeja rasa.
dan aku pun hanya sanggup melihat senyum indah mu sayang.
tolong sekali lagi ma'afkan penyair ini,
penyair cengeng yang hanya mampi beradu dalam tulisan.
sayang, ukirlah dunia dengan pena yg tlah ku titipkan untuk-mu
rengkuhlah semua mimpi yang kau tulis dalam mimpi2-mu
sayang 'ku kan slalu hadir dalam tiap detik nafasmu.
Ruang Pengap 18/10/08.
Tolong kabari aku segera, pasti ku kan menjemputmu.....Sayang
Otanjoubi Omedeto Gozaimashu
Terlalu banyak bunga terpendar dalam pikirku,
mungkin berjuta, entah berapa kau mampu menyebutnya,
yang pasti enkau milikku,
ma'af aku tak mampu menukil sedikit kata untuk hari bahagiamu,
karna ku terlalu dekat dengamu (istriku)
Omedeto Tanjobi.....................(yang pasti buka boso jowo)
Koqi 2008
mungkin berjuta, entah berapa kau mampu menyebutnya,
yang pasti enkau milikku,
ma'af aku tak mampu menukil sedikit kata untuk hari bahagiamu,
karna ku terlalu dekat dengamu (istriku)
Omedeto Tanjobi.....................(yang pasti buka boso jowo)
Koqi 2008
Sunday, October 19, 2008
Gema Takbir
Allahuakbar......
Allahuakbar......
Allahuakbar......
Laillahaillallahuallahu akbar...
Allahuakbarwalilaihlham..........
Gema takbir menyusup ke relung jantungku
Gema tangis menghiba seiring takbir berkumandang,
Gema kesedihan terpancar oleh ku
Gema cinta terurai seiring lantunan takbir
Allahuakbar.....
Allahuakbar......
Allahuakbar......
Laillahaillallauallahu akbar..
Ya Allah romadhon telah usai
Romadhon tlah hilang seiring Takbir
Maka ampunilah diriku,
ampunilah atas semua kesalahanku
Ampunilah Ya Allah.....
Ruang Pengap '08
Allahuakbar......
Allahuakbar......
Laillahaillallahuallahu akbar...
Allahuakbarwalilaihlham..........
Gema takbir menyusup ke relung jantungku
Gema tangis menghiba seiring takbir berkumandang,
Gema kesedihan terpancar oleh ku
Gema cinta terurai seiring lantunan takbir
Allahuakbar.....
Allahuakbar......
Allahuakbar......
Laillahaillallauallahu akbar..
Ya Allah romadhon telah usai
Romadhon tlah hilang seiring Takbir
Maka ampunilah diriku,
ampunilah atas semua kesalahanku
Ampunilah Ya Allah.....
Ruang Pengap '08
Selubung Pengap
Ma'af kan aku romadhon,
aku tlah lalai membesukmu,
aku tlah larut dlm bingkai hidupku
aku tlah sirna dalam kepenatanku
Ma'afkan 'ku romadhon,
aku tak kuasa mendekapmu,
aku tlah larut dalm irma cinta,
aku tlah musnah oleh nostalgila hidupku,
Ma'af kan ku romadhon,
aku tlah acuh terhadapmu
aku tlah musnah oleh berita kor'an
aku tlah lalai oleh crita Qur'an
Ma'afkan ku romadhon,
ma'afkan ku Ya Allah....
Ruang Pengap '08
aku tlah lalai membesukmu,
aku tlah larut dlm bingkai hidupku
aku tlah sirna dalam kepenatanku
Ma'afkan 'ku romadhon,
aku tak kuasa mendekapmu,
aku tlah larut dalm irma cinta,
aku tlah musnah oleh nostalgila hidupku,
Ma'af kan ku romadhon,
aku tlah acuh terhadapmu
aku tlah musnah oleh berita kor'an
aku tlah lalai oleh crita Qur'an
Ma'afkan ku romadhon,
ma'afkan ku Ya Allah....
Ruang Pengap '08
Alhamdullilah
Alhamdulillah Gusti,
Puji syukur hamba haturkan untuk-Mu,
Tanpa-Mu hamba tak kan mampu menorehkan
nilai-nilai yg tertuang dlm ijazahku,
Alhamdulilah Gusti,
kado teramat berharga 'tlah kau titipkan untuk-ku
untuk hidupku, untuk nasipku,
matursuwun Gusti Allah,
Radja di Radja seantero jagad......
Ruang Pengap '08
(empat tahun bergelut dengan aneka ragam wacana, tulisan ataupun omelan,
pun akhirnya diriku lulus, berkat doa emak tercinta. Alhamdulillah)
Puji syukur hamba haturkan untuk-Mu,
Tanpa-Mu hamba tak kan mampu menorehkan
nilai-nilai yg tertuang dlm ijazahku,
Alhamdulilah Gusti,
kado teramat berharga 'tlah kau titipkan untuk-ku
untuk hidupku, untuk nasipku,
matursuwun Gusti Allah,
Radja di Radja seantero jagad......
Ruang Pengap '08
(empat tahun bergelut dengan aneka ragam wacana, tulisan ataupun omelan,
pun akhirnya diriku lulus, berkat doa emak tercinta. Alhamdulillah)
Subscribe to:
Posts (Atom)