Wednesday, September 30, 2009

Doa ku 1

dan kelam seakan terus mengikuti hidupku,
dari lubuk sang pemabuk, Tuhan menghertak - ku
dan berkata,
sujudlah engkau Kaum Muhamad,
tadahkan beribu tanya,pada Ku
mintalah, maka akan ku beri Udz uni as tajib lakum

Ya Rob, aku telah kehilangan dirimu akhir-akhir ini,
maka aku tak kan berontak bila kau tempeleng aku sa'at ini,

dan ketika air mata ku teteskan, aku tak berharap akan kau
kabulkan pintaku,
aku terlalu larut dari bingkau-bingkai mimpi,
aku terlalu terlena, dan kemudian menjadi hina di depan-Mu

kemudian aku tersadar ketika ibu ku mengetuk lewat mimpi malam-ku
seraya berkata, "hidup akan menjadi nyata, ketika kau mendapatkan
coba'an dari -Nya" ,
" pahamilah semua lewat tangis mu, seraya ber tahajut, sujud syukur padanya.
" ma'af kan aku Ibu, aku terlalu terlena akan janji-janji manis,
aku terlalu bodoh untuk menjadi manusia.

dan kemudian aku bersimbah akan kehina'an dirimu,
kemudian aku berlari menuju surga cinta yang kau tawarkan,
lewat sari madu Firman Mu,
Ya Rochman, Ya Rochim, Irfatna,
Ya Fatah, Ya Halim, Irhamna.


Ruang Pengap '09
(Ibu terima kasih, kau telah sadarkan mimpi-mimpi ku)

No comments: