Seorang teman berujar padaku " mencintai berarti menerima kekurangan",
aku tau pasti, itu pun benar adanya, dan aku mulai merasa, kekurangan adalah aku
temen yang lain berseloroh " cinta kan perlu pembuktian" sementara aku sudah gak banyak bukti
tentang cinta ku, dan ketika aku lontarkan keluh ku dia menjawab " setiap kesalahan pasti ada ampunan" pertanya'anya adalah, bisakah kesalahan ku terampuni.........
terkadang aku susah berucap, tentang ini, tentang itu, karna ku sangat berhati-hati
tuk berujar padanya,
sang Guru Sufi hadir dlm penat hidupku, sambil berkata "cinta gak kenal putus asa"
aku jadi bingung, aku tlah menjalani semua makrifat cinta, tentang semua, hampir semua
aku tlah menyelam ke samudra cita seperti lagu Jikustik, aneh , semua terasa aneh terdengar.
kembali sang Guru menggurui k, seribu sesal tak kan ada gunanya, " How deep is your love "
sekarang buktikan klo kau bener2 mencintai........"
harus ku jawab bagamana lagi ............
aku pun mulai bingung,
bingung akan diriku sendiri...........
aku sadar, tapi aku blm yakin jalan ini tak perlu terjadi.
kembali temenku sang guru menempelengku dengan berjuta tinta tanya,
"apa kan berhenti sampe disini"
ada sejuta harapan yg kau punya murid-ku" kau harus lalui itu semua......"
entahlah aku bingung Guru , aku tak mampu berbuat apa-apa,
"Istiqomah" , apa lagi ini..........
aku merasa samudra makrifat cinta yg ku punya tlah hilang,
sedikitpun ilmu kesadaran tak mampu menompang segala penat dlm diriku,
ma'af kan aku Guru, muridmu tak mampu,
sedikitpun aku tak mampu berujar, bahkan tentang cinta pun..........
WW
Monday, March 2, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment